Kamis, 18 Desember 2008

nyopot lagi...[ini dah izin bos!]

Mata sayu seorang pandu

bergumul dengan batu

berbasuh peluh penuh sungguh
menatap angkasa biru
haru

kenyataan mengajarkan keteguhan
menghamba Tuhan
kian terang,
aku: insan

tak perlu tekan pekan dan bulan
cukup hengkang bayang
tak pelak lagi
menang

memang, gamang dan enggan tak cuma sekeranjang
tapi bergudang
lebih keras daripada si intan lajang
ia...garang
dan bukan sembarang

hendak berdiri hati ini
berbisik pada negeri yang berisik
bangkit dan berkutik

lelah jiwa tak beriba,
puing relung yang menggunung
menyeretku tuk berkidung
mendengung

namun, bahtera ini terus berlayar
menebar tegar segar dan sabar

sadar 'kan Sang Penawar
tlah bunuh sgala buyar

Blimbingsari-Yogyakarta, 29 Mei 2004

1 komentar:

*Ronny Gemilang~ mengatakan...

wo...
cah bagus tapi nakal, ra mencantumkan sumberny

ntar kena undang2 copyright bab per-plagiat-an loh

:p